Sesuai kajian mutakhir, kondisi objektif Indonesia saat ini merupakan satu-satunya negara ASEAN yang terpilih sebagai anggota Indonesia akan masuk menjadi bagian ASEAN Community pada tahun 2015. Indonesia juga menjadi anggota MIST Mexico, Indonesia, South Korea, and Turkey), sebuah poros ekonomi dunia baru yang berpotensi besar menjadi salah satu raksasa ekonomi. Perkembangan ekonomi Indonesia diprediksi melompat dari posisi ke-16 dunia 2012) menuju ke 7 terbesar pada tahun 2030 (Mc.Kinsey Global Institute 2012). Informasi terakhir dikabarkan Indonesia tahun 2014 ini sudah menjadi 10 besar.

Bagi Indonesia hal di atas merupakan tan- tangan untuk menumbuhkembangkan masyarakat berbasis pengetahuan dimana teknologi dan inovasi memegang peranan penting dalam men- jaga keberlanjutan ekonomi berbasis ekologi. Peranan para aktor inovasi yang meliputi institusi akademis termasuk pendidikan penelitian, dunia usaha, pemerintah komunitas profesi sangat signifikan mewujudkan Indonesia seperti yang digambarkan di atas.

Untuk itu, pimpinan UAI beserta jajarannya telah berinisiatif merespon tantangan di atas dengan membawa UAI menuju an innovation-driven enterprising university yang didukung oleh tiga pilar: sistem pendidikan yang unggul (excellent); sistem nilai yang berkeadilan (equity), dan sistem korporat yang berbasis kewirausahaan (entrepreneurial).

Atas dasar misi diatas, UAI mengajak perusahaan-perusahaan terkemuka sebagai strategic partners guna berpartisipasi menumbuh- kembangkan program-program yang berkaitan dengan pembinaan human capital yang memiliki kapasitas intelektual, profesional, inovatif, produktif dan kompetitif, serta dilengkapi dengan nilai etika dan spiritual yang baik. Para mitra juga secara paralel diharapkan dapat menyediakan infrastruktur dan fasilitas kampus atas dasar mutual benefit.

Dengan semangat Caring for Quality and Commitment dan Innovation for Excelence serta pedoman UUD 1945 untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, jajaran pimpinan dan sivitas akademika UAI merasa terpanggil untuk menyelenggarakan program Beasiswa Excellence Equity Entrepreneurship. Korporat bagi anak bangsa yang memiliki potensi akademis maupun non-akademis yang tinggi dari keluarga ekonomi lemah untuk mengikuti pendidikan pada tingkat sarjana S1. Program beasiswa ini didesain menciptakan kader-kader pemimpin terbaik dan para ahli yang menguasai ilmu pengetahuan, dapat diandalkan, serta kompeten dalam mengamalkan ilmunya di tengah masyarakat, khususnya di perusahaan atau lembaga yang memberinya sponsor.

Melalui strategic partners ini, beasiswa korporat dapat dijadikan sebagai salah satu media atau katalisator untuk meningkatkan kualitas pengembangan sumber daya manusia. Disamping itu program beasiswa korporat ini ber-upaya meningkatkan kualitas hidup dalam arti yang seluasluasnya, khususnya dalam hal pendidikan, kesejahtetaan dan kesehatan.

Kehadiran Beasiswa korporat Nusantara Universitas Al Azhar Indonesia dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada anak bangsa yang memiliki potensi akademis maupun non-akademis dari keluarga ekonomi lemah untuk mengenyam pendidikan tinggi yang berkualitas. UAI sangat menyadari pentingnya upaya mendekatkan anak bangsa ke lingkungan triple helix yang meliputidunia akademis dan penelitian sebagai penghasil ilmu pengetahuan dan teknologi, bisnis dan sektor riil sebagai pengguna ilmu pengetahuan dan teknologi, sektor pemerintahan sebagai regulator dan fasilitator serta masyarakat dan komunitas profesi.

UAI bertekad mempersiapkan program pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat berkualitas serta kegiatan pembinaan mahasiswa secara terpadu baik dari sisi akademik, non-akademik dan karakter Islami. Selama masa pedidikan empat tahun, para mahasiswa akan mendapat proses internalisasi pemahaman tentang esensi tiga pilar penyokong enterprising university yaitu sistem pendidikan yang unggul, sistem nilai yang berkeadilan dan sistem korporat yang entrepreneurial.

Pada tataran praktik, para mahasiswa mendapat pembinaan 7 (tujuh) elemen dasar, meliputi keterampilan dalam menggunakan Information Technology (IT), kemampuan berbahasa dan penumbuhan jiwa kepemimpinan dan karakter korporasi yang memadukan 5 elemen lainnya, yaitu kepemimpinan, kewirausahaan, keterampilan manajemen, kemitraan dan penanaman nilai-nilai Islam universal. Dengan pembinaan tersebut, para mahasiswa memahami esensi keberadaan mereka sebagai agent of change and problem solver terhadap berbagai permasalahan baik yang terkait langsung dengan disiplin keilmuan maupun yang terkait dengan masyarakat dan bangsa.

Dalam rangka mensukseskan program tersebut, UAI mengajak para philanthropists dari berbagai kalangan industri, pebisnis, pemerintahan untuk menyemai dan menumbuhkembangkan anak bangsa dalam mencapai keunggulan dan kemampuan daya saing.